Thursday, April 13, 2017

Setidaknya Kamu Mengucapkan ‘Selamat Tinggal’, Karena Menghilang Tiba-tiba Itu Lebih Menyakitkan

Jangan menjadi orang yang tidak tau diri, jika dulu kamu mendekatiku dengan kelembutan bak seorang tamu yang benar-benar mematuhi tatakramah bertamu, pergipun kamu juga harus melakukan hal yang serupa.

http://masakininet.blogspot.com/2017/04/setidaknya-kamu-mengucapkan-selamat.html

Jika kau datang dengan meminta maka setidaknya ketika akan pergi kamu harus mengembalikan. Jika kamu mengucapkan selamat datang setidaknya kamu juga mengucapkan selamat tinggal. Karena pergi dengan tidak mengatakan apa-apa itu jauh sangat menyakitkan.

Aku Tahu Bahwa Perpisahan Selalu Menyakitkan. Tapi Tanpa Mengucapkan Selamat Tinggal Akan Terasa Lebih Menyakitkan

Aku tahu bahwa perpisahan selalu menyakitkan, tetapi dengan menghilang secara tiba-tiba jauh lebih menyakitkan. Membuatku seperti tidak dihargai dan benar-benar hanya dijadikan permainan. Serasa tidak pernah dianggap padahal pernah saling

Setidaknya Beritahu Alasanmu Mengapa Ingin Pergi Agar Aku Tau Apakah Aku Telah Melakuakn Sebuah Kesalahan Atau Kamu Memang Sudah Bosan

Setidaknya kamu beri tahu alasanmu mengapa ingin pergi dariku agar aku tahu apa alasanmu mengapa meninggalkanku. Apakah karena aku telah melakukan sebuah kesalahan yang menyakitkan dirimu atau kamu memang sudah bosan dengan diriku.
Setidaknya Kamu Harus Memberitahuku Jika Ingin Meninggalkanku Agar Aku Tidak Terus-Terusan Menunggu Berharap Kamu Kembali

Kalimat selamat tinggalmu sangat penting untuk kamu ucapkan saat akan pergi agar aku tidak terus-terusan berharap kamu akan kembali. Gara kau tidak menunggu seperti orang bodoh yang tidak tau apa-apa.

Setidaknya Jika Kamu Mengucapkan Selamat Tinggal Aku Tidak Akan Merasa Kehilangan Cukup Hanya Merasa Ditinggalkan

Paling tidak kau katakan selamat tinggal, atau ingin pergi jika mengan sudah tidak tertarik menjalin cinta denganku, agar setelah kepergianmu aku hanya cukup merasa ditinggalkan tanpa perlu merasa kehilangan pula. Karena merasa kehilangan lebih menyakitkan dari rasanya ditinggalkan.

Toh Jikapun Niatmu Pergi Meninggalkanku Hanya Ingin Menyakitiku, Kamu Pergi Mengucapkan Selamat Tinggal Itu Juga Masih Menyakitkan

Tidak ada ruginya bagimu untuk mengucapkan selamat tinggal, mengapa menjadi sangat pelit untuk ucapan selamat tinggal saja. Kalau pun niatmu pergi ingin menyakitiku, kamu pergi dengan mengucapkan selamat tinggal juga tetap masih bisa menyakiti diriku.

Kalau Memang Sudah Ingin Pergi, Aku Memohon pun Kamu Pasti Tidak Akan Kembali, Kenapa Tak Sempat Mengucapkan Selamat Tinggal

Toh walau aku memohon sampai sebegitunya kamu tetap tidak akan tinggal bukan? jika memang niatmu ingin pergi. Lalu mengapa sampai tidak sempat hanya sekedar mengucapkan selamat tinggal?