Wednesday, April 12, 2017

Guruku Kiai, bukan Mbah Google

Harus kita ketahui bahwa belajar/berguru itu salah satu prakteknya seperti kurikulum di pesantren maupun sekolah. Kalau saat Mondok atau sekolah sudah faham lantas kemudian mencari perbandingan atau diskusi via internet media GOOGLE itu namanya bukan belajar, tapi Mutola'ah atau Muroja'ah atau Musyawaroh/Diskusi.



Sedang bila belum faham kitab kok belajar ilmu dari GOGLE maka ya GOOGLE itulah Gurunya.

Dengan berguru seperti itulah sanad ilmu kita mutawatir dan muttasil, berhadapan langsung, bertemu langsung, serta dari kitab langsung bukan terjemahan.

Maka dengan metode belajar ini ilmu pengetahuan kita murni mewarisi dari para Kiyai/Ulama', serta ilmu kita mudawwan secara original.

Mari ajak keluarga, kerabat dan teman-kita mondok, dan sebisa mungkin hindari praktek sebatas belajar lewat Google, dan tidak Ijazahan lewat Google.


Sumber : http://www.muslimoderat.net